Sup Batu (Sopa da Pedra)
Informasi gizi
per porsi (500 g)
🔥 680kkal
🥩 39Protein
🥑 36Lemak
🍞 51Karbohidrat
Serat: 14 g Gula: 0 g Lemak jenuh: 14 g Garam: 1 g
Hitung kalori lewat foto 📸
Resep ini dan ribuan lainnya — dengan penghitungan kalori otomatis. Cukup foto makanan Anda.
🛒 Bahan-bahan
- Minyak Zaitun 30 g · 265 kkal
- Bawang Bombay 200 g · 80 kkal
- Bawang Putih 20 g · 30 kkal
- Bacon Asap 200 g · 860 kkal
- Sosis Chouriço 200 g · 800 kkal
- Iga Babi (tanpa tulang) 400 g · 1200 kkal
- Paha Ayam (tanpa tulang, tanpa kulit) 200 g · 260 kkal
- Kacang Merah Kalengan (ditiriskan) 800 g · 1120 kkal
- Kentang 800 g · 640 kkal
- Wortel 150 g · 60 kkal
- Kangkung 500 g · 125 kkal
- Daun Salam 2 g · 0 kkal
- Air 2000 g · 0 kkal
👨🍳 Cara membuat
- Dalam panci besar, panaskan minyak zaitun dengan api sedang. Tambahkan bawang bombay cincang dan bawang putih cincang, tumis hingga lunak, sekitar 5-7 menit.
- Tambahkan bacon asap, chouriço, iga babi, dan paha ayam ke dalam panci. Panggang daging hingga kecoklatan di semua sisi selama sekitar 10-15 menit.
- Tuang air, tambahkan daun salam, dan didihkan. Kecilkan api, tutup, dan didihkan selama 90 menit, atau sampai iga babi empuk.
- Angkat daging dari panci dan biarkan sedikit mendingin. Suwir ayam dan babi, iris bacon dan chouriço; kembalikan semua daging ke dalam panci.
- Tambahkan kacang merah yang sudah ditiriskan, kentang yang sudah dikupas dan dipotong dadu, serta irisan wortel ke dalam sup. Masak selama 20-30 menit lagi, atau sampai sayuran empuk.
- Masukkan kangkung dan masak hingga layu, sekitar 5-7 menit. Bumbui dengan garam dan merica secukupnya.
- Sajikan hangat, secara tradisional dengan sepotong roti jagung atau roti pedesaan di sampingnya. Secara historis, sebuah batu diletakkan di dalam panci untuk keberuntungan dan kemudian dikeluarkan sebelum disajikan.